Penurunan BOD Dan COD Pada Limbah Cair Industri Batik Dengan Sistem Konstructed Wetland Menggunakan Tanaman Hippochaetes Lymenalis

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Mutiara Triwiswara

Abstract

Limbah cair industri batik memiliki kandungan BOD dan COD yang tinggi. Pengolahan limbah cair konvensional yang biasa digunakan untuk menurunkan kadar pencemar masih memiliki beberapa kelemahan di antaranya efisiensi yang rendah dan menghasilkan residu berupa sludge. Di samping itu, diperlukan biaya yang relatif tinggi dan sulit terjangkau oleh pelaku industri batik yang sebagian besar merupakan industri kecil dan menengah. Constructed wetland merupakan salah satu metode pengolahan limbah cair dengan menggunakan tanaman dan merupakan alternatif pengolahan yang lebih murah, sederhana dan ramah lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan uji coba skala laboratorium untuk mengetahui efisiensi penurunan BOD dan COD pada limbah batik dengan reaktor constructed wetland menggunakan tanaman Hippochaetes lymenalis. Reaktor menggunakan media pasir, kerikil dan arang sebagai media tanam. Limbah cair batik dengan beberapa macam konsentrasi diolah dengan waktu tinggal 7 dan 14 hari. Constructed wetland dapat menurunkan BOD dan COD pada limbah dari proses produksi batik masing-masing sebesar 88,2% dan 88,6% selama 14 hari. Sedangkan sebagai pengolahan tambahan untuk efluen dari IPAL batik, penurunan BOD dan COD masing-masing sebesar 23,1% dan  14,05% selama 14 hari.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Mutiara Triwiswara. (2019). Penurunan BOD Dan COD Pada Limbah Cair Industri Batik Dengan Sistem Konstructed Wetland Menggunakan Tanaman Hippochaetes Lymenalis. Prosiding Online Seminar Nasional Batik Dan Kerajinan, 1(1), C3. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/24