Perancangan Spanram Untuk Produksi Batik Berdasarkan Kebutuhan Pengguna Dengan Quality Function Deployment

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Debrina Puspita Andriani
Mahendra Habriantama
Azizah Putri Nur Aini
Adam Khano
Arga Bayu Rachman

Abstract

Penetapan batik sebagai warisan budaya membuat batik tetap memiliki eksistensi dan menjadi motif favorit masyarakat hingga saat ini. Berbagai jenis batik beredar di masyarakat, mulai dari batik tulis, batik cap, dan batik lukis. Meskipun telah banyak teknologi digital yang dimanfaatkan dalam pembuatan batik, beberapa pengrajin masih bertahan menggunakan alat manual, salah satunya yaitu spanram. Penelitian awal menunjukkan bahwa spanram saat ini belum memenuhi kebutuhan penggunanya, seperti memudahkan dalam proses pewarnaan dan penyimpanan, serta aspek ergonomis. Penelitian ini bertujuan merancang ulang spanram agar dapat dengan optimal memenuhi kebutuhan penggunanya, yaitu dalam proses pembuatan batik. Hasil penelitian menjelaskan bahwa material, material pengait, dan tinggi spanram merupakan tiga hal utama yang diprioritaskan untuk diperbaiki. Melalui pendekatan quality function deployment (QFD), diberikan desain usulan spanram guna memenuhi kebutuhan pengguna dan peningkatan kualitas produk batik.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Debrina Puspita Andriani, Mahendra Habriantama, Azizah Putri Nur Aini, Adam Khano, & Arga Bayu Rachman. (2019). Perancangan Spanram Untuk Produksi Batik Berdasarkan Kebutuhan Pengguna Dengan Quality Function Deployment. Prosiding Online Seminar Nasional Batik Dan Kerajinan, 1(1), B6. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/18