KAJIAN INTEGRASI DOKUMEN SNI ISO 9001 : 2015 DENGAN SNI ISO 37001: 2016 DI BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK Study of integration of SNI ISO 9001:2015 documents with SNI ISO 37001:2016 at the Center for Crafts and Batik Section Articles

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Euis Laela
Isnaini Isnaini

Abstract

ABSTRAK


Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) adalah salah satu satuan kerja di kementerian Perindustian, berada di bawah Badan Standarisasi Kebijakan Jasa Industri dan telah tersertifikasi sistem manajemen mutu (SMM) yang mengacu pada SNI ISO 9001: 2015 pada tahun 2015 serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) (SNI  ISO 37001:2016) pada tahun 2020. Implementasi standar tersebut di BBKB sebagai komitmen bersama untuk meningkatkan efektifitas pelaksanaan tugas layanan terhadap industri. Implementasi lebih dari satu sistem manajemen secara terpisah mengakibatkan kurang efektif dan efisien system yang dijalankan, yang dapat mengakibatkan inkonsisten pada tingkatan pimpinan puncak sampai anggota yang terlibat dalam organisasi; terjadinya penggandaan kegiatan dan  dokumentasi; Pemborosan biaya dan waktu pengelolaan sistem manajemen. Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan integrasi kedua sistem tersebut. Diharapkan keduanya berintegrasi untuk implementasi sistem manajemen yang lebih efektif dan efisien.  Kajian ini menggunakan metode desk study,  berasal dari data sekunder yaitu standar SMM, SMAP, dokumen panduan mutu  dan dokumen eksternal. Hasil kajian diperoleh bahwa klausul yang terdapat dalam dua standar tersebut memungkinkan untuk dapat diintegrasikan yaitu pada pasal 5.1. kepemimpinan dan komitmen; pasal 5.2 kebijakan; pasal 6.2. sasaran mutu dan anti penyuapan; pasal 7.5. informasi terdokumentasi; pasal 9.2. audit internal; pasal 9.3. tinjauan manajemen dan pasal 10.2. peningkatan berkelanjutan.


 


ABSTRACT


The Center for Crafts and Batik (BBKB) is one of the work units in the Ministry of Industry, under the Standardization Agency for Industrial Services Policy and has been certified for a quality management system (QMS) which refers to SNI ISO 9001: 2015 in 2015 as well as an Anti-Bribery Management System. (SMAP) (SNI ISO 37001:2016) in 2020. The implementation of these standards at BBKB is a joint commitment to improve the effectiveness of the implementation of service tasks for the industry. Implementation of more than one management system separately results in a less effective and efficient system being run, which can result in inconsistencies at the top management level to members involved in the organization; the occurrence of duplication of activities and documentation; Waste of cost and time management of the management system. This study aims to describe the integration of the two systems. It is hoped that the two will be integrated for a more effective and efficient implementation of the management system. This study uses the desk study method, derived from secondary data, namely QMS standards, SMAP, quality guide documents and external documents. The results of the study show that the clauses contained in the two standards allow it to be integrated, namely in Article 5.1. leadership and commitment; Article 5.2 of the policy; Article 6.2. quality targets and anti-bribery; Article 7.5. documented information; Article 9.2. internal audits; Article 9.3. management review and section 10.2. continuous improvement.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Laela, E., & Isnaini, I. (2021). KAJIAN INTEGRASI DOKUMEN SNI ISO 9001 : 2015 DENGAN SNI ISO 37001: 2016 DI BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK. Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 3(1), E.07 1-16. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/144