IDENTIFIKASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI BATIK TULIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (Studi Kasus: Batik Tulis di Giriloyo) Waste Identification in Writing Batik Production Process using Lean Manufacturing Approach with Value Stream Mapping Method (Case Study: Batik Tulis Giriloyo) Section Articles

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Farah Amirah Hutami
Andi Sudiarso
M. Kusumawan Herliansyah

Abstract

Batik adalah budaya Indonesia yang telah diakui oleh dunia dan dianggap sebagai jati diri dari Indonesia. Yogyakarta sebelumnya telah dinobatkan oleh Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council/WCC), pada peringatan 50 tahun organisasi tersebut di Dongyang, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, pada 12 Oktober 2014 sebagai Kota Batik Dunia. Batik tulis sudah sangat dikenal hingga mancanegara. Salah satunya Batik Tulis Giriloyo yang merupakan produk batik yang dihasilkan oleh kelompok pengrajin di Kampung Giriloyo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ciri khas batik yang dihasilkan adalah batik buatan tangan (batik tulis) motif keraton yang halus, dengan ciri khas warna soga (cokelat). Batik tulis Giriloyo diawali di Kerajaan Mataram pada tahun 1654 atau abad ke-17 yang sampai saat ini masih terus dijaga kelestarianya. Dalam proses produksi untuk menyelesaikan karya batik tulis di dalam selembar kain membutuhkan waktu yang terbilang lama, sehingga dibutuhkan perampingan dalam proses produksinya agar lebih efektif dan efisien. Lean manufacturing dengan menganalisa setiap detail analisa produksi dengan menggunakan analisis “Seven Waste” guna memperbaiki secara continue dalam proses terkait dengan lini produksi. Tingginya tingkat waste dalam lini produksi dapat menghambat aliran nilai sehingga menyebabkan tidak tercapainya efisiensi waktu produksi. Oleh sebab itu diperlukan adanya upaya meminimalisir waste yakni mengurangi pemborosan baik dari sisi bahan baku, gerakan, lalu lintas bahan baku, proses menunggu, pengerjaan ulang maupun proses perbaikan. Dari hasil penelitian dengan menggunakan VSM maka diperoleh waktu proses lebih cepat 15,9 jam.


ABSTRACT


Batik is Indonesian culture that recognized by the worldwide and considered as the identity of Indonesia. Yogyakarta already crowned by World Craft Council (WCC) before, in the establishment anniversary of 50 years of the organization in Dongyang, Zhejiang Province, China, in October 12 2014 as City of Batik. Written Batik (Batik Tulis) is already become popular in world wide. One of them is Giriloyo Handmade Batik, which is known as batik product that produce by craftsman group in Giriloyo town, Wukirsari village, Imogiri district, Bantul regency, Special Region of Yogyakarta. The batik Characteristics that produced is the handmade with smooth Keraton theme with brown colour. The Giriloyo batik's first appearance was in Mataram Kingdom year 1654 or in the 17th century that still preserving until today. It was take a long time in production process for the Batik finishing, so need to be make the way more effective and efficient. Lean manufacturing with analyze every production detail with using "Seven Waste" analysis to continuity repairing in process related to production line. The height level of waste in production line can obstruct the flow of value that make the unefficiency of production time. Therefore, it need the effort to minimalize the waste in order to reduce the improvidence in raw material, movement, the raw material's traffic, waiting process, reproducing or, repairing process. From the results of the study using VSM it was found that the faster process was 15.9 hours.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Farah Amirah Hutami, Universitas Gadjah Mada

Magister Teknik Sistem Industri, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Andi Sudiarso, Universitas Gadjah Mada

Departement Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

How to Cite
Hutami, F. A., Sudiarso, A., & Herliansyah, M. K. (2021). IDENTIFIKASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI BATIK TULIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (Studi Kasus: Batik Tulis di Giriloyo). Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 3(1), D.10 1-12. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/134