MINIMALISASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI BATIK CAP MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING Waste Minimimalitation In Stamped Batik Production Process Using Lean Manufacturing Approach Section Articles

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Lula Teqwil Arrizal
Andi Sudiarso
M. Kusumawan Herliansyah

Abstract

ABSTRAK


Indonesia memiliki kerajinan seni budaya yang khas dan beragam serta masih dilestarikan sampai saat ini. Salah satunya yaitu batik cap yang popular di Indonesia dan banyak dikenal oleh mancanegara. Keindahan batik cap menjadi khas karena pembuatannya masih dilakukan secara tradisional dengan memberikan hasil yang berbeda dibandingkan batik dengan menggunakan alat modern printing. Dalam proses produksi atau pembuatan batik cap membutuhkan waktu dan tempat yang luas dan berdekatan untuk meminimalkan waktu pembuatan agar tidak membutuhkan waktu yang sangat lama. Semakin efisien sistem produksi dari pembuatan batik cap tersebut, maka semakin sedikit timbulnya waste dalam aktivitas produksi. Batik Cap Tugiran merupakan salah satu industri kecil menengah yang menghasilkan produk batik cap dan memiliki masalah pada waktu siklus produksi dan terdapat limbah yang dapat memberikan dampak buruk pada lingkungan pada proses pewarnaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis aktivitas produksi dengan metode lean manufacturing dan memberikan usulan perbaikan melalui pendekatan value stream mapping dengan detail mapping menggunakan value stream mapping analysis tools. Hasil yang diperoleh diantaranya melalui desain value strem mapping, adalah total lead time produksi adanya 20.644 detik dengan nilai process cycle efficiency sebesar 33,24%. Perbaikan yang dilakukan kemudian menggunakan process activity mapping, usulan kaizen dan memberikan rekomendasi untuk pemborosan lingkungan diantaranya dengan dan mengganti pewarna kimia dengan pewarna alami.


ABSTRACT


Indonesia has a unique and diverse arts and culture work which is still being preserved today. One of them is stamped batik which is popular in Indonesia and widely known by foreign countries. In the process of producing or making stamped batik, it takes time and a large and adjacent place to minimize the time of manufacture so that it does not take a very long time. The more efficient the production system of making the stamped batik, than there will be less waste in production activities. Tugiran stamped batik is one of the small and medium enterprises that produces batik products and has problems with the production cycle time and there is waste that can have a negative impact on the environment in the dyeing process. This study has the objective to analyze the activity of production with methods lean manufacturing and propose improvements through approach stream value mapping with detail mapping using value stream mapping analysis tools. The results obtained, including through the value stream mapping design, are a total lead time production of 20,644 seconds with a process cycle efficiency value of 33.24%. Improvements made then use process activity mapping, kaizen and provide recommendations for environmental waste, including replacing chemical dyes with natural dyes.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Lula Teqwil Arrizal, Universitas Gadjah Mada

Magister Teknik Sistem Industri, Fakultas Teknik/ Universitas Gadjah Mada

Andi Sudiarso, Universitas Gadjah Mada

Departement Teknik Industri, Fakultas Teknik/ Universitas Gadjah Mada

M. Kusumawan Herliansyah, Universitas Gadjah Mada

Departement Teknik Industri, Fakultas Teknik/ Universitas Gadjah Mada

How to Cite
Arrizal, L. T., Sudiarso, A., & Herliansyah, M. K. (2021). MINIMALISASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI BATIK CAP MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING. Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 3(1), D.02 1-8. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/126