PENGARUH VARIASI KONSENTRASI MORDAN DAN ELEKTROLIT TERHADAP HASIL PENCELUPAN KAIN KAPAS DENGAN EKSTRAK KULIT BAWANG BOMBAY (Allium cepa L) Effect of Variations in the Concentration of Mordant and Electrolyte on the Results of Dyeing Cotton Fabric with Onion Peel Extract (Allium cepa L) Section Articles

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Annisa Erny Noviasih
Ainur Rosyida

Abstract

ABSTRAK


Kulit bawang bombay merupakan limbah dapur yang dapat dimanfaatkan sebagai zat warna alam tekstil karena mengandung quercetin yang menghasilkan warna kuning sampai kecoklatan pada bahan tekstil. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi mordan dan elektrolit (NaCl) terhadap hasil pencelupan kain kapas dengan ekstrak kulit bawang bombay. Pencelupan dilakukan  dengan metode rendaman secara post-mordan pada suhu kamar selama satu jam menggunakan mordan aluminium sulfat. Untuk mengetahui kualitas hasil pencelupan, kain hasil pencelupan diuji nilai ketuaan warna (K/S) dan ketahanan luntur warnanya terhadap pencucian serta gosokan. Variabel bebas yang diteliti adalah konsentrasi mordan: 10, 20 dan 30 g/L dan konsentrasi elektrolit : 10, 20 dan 30 g/L. Hasil analisa data dengan Anava ganda menunjukkan bahwa variasi konsentrasi mordan dan elektrolit berpengaruh terhadap nilai ketuaan warna tetapi tidak berpengaruh pada nilai ketahanan luntur warna terhadap gosokan dan pencucian. Pada pencelupan dengan penggunaan aluminium sulfat 10 g/L dan elektrolit 30 g/L, diperoleh nilai K/S yang paling tinggi, yaitu: 9,925, nilai rata-rata ketahanan luntur warna terhadap pencucian, yaitu perubahan warna (GS: 3-4) dan penodaan warna (SS: 4), uji gosokan kering (SS: 5) dan gosokan basah (SS: 4-5). Penggunaan kulit bawang bombay sebagai bahan pewarna alam sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam pewarnaan kain batik/kerajinan tekstil karena selain waktunya sangat singkat, mudah, murah dan hasil pewarnaan yang baik.


ABSTRACT


Onion peel is a kitchen waste that can be used as a natural textile dye because it contains quercetin that produce a yellow to brown color in textile materials. This study was conducted to find out the effect of variations in the concentration of mordant and electrolyte (NaCl) on the results of dyeing cotton fabric with onion peel extract. The dyeing was carried out by post-mordant immersion method at room temperature for one hour using aluminum sulfate mordant. To determine the quality of the dyed fabrics, their values of color strength (K/S) and color fastness to washing and rubbing were tested. The independent variable studied were the concentration of mordant: 10, 20, and 30 g/L and electrolyte concentration: 10, 20, and 30 g/L. The results of data analysis with Two-Way Anova showed that variations in the concentration of mordant and electrolyte influenced the value of color streght but had no effect on the value of color fastness to rubbing and washing. For immersion using 10 g/L aluminum sulfate and 30 g/L electrolyte, the highest K/S value was obtained, namely 9,925, the average value of color fastness to washing, namely color change (GS: 3-4) and color staining (SS: 4), dry rubbing test (SS: 5), and wet rubbing (SS: 4-5). The use of onion peel as a natural dye is highly recommended for use in dyeing batik cloth/textiles because it takes a very short time, is easy and inexpensive, and has good coloring results.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Annisa Erny Noviasih, Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta

Program Studi Kimia Tekstil, Sekolah Tinggi Teknologi “Warga” Surakarta

Jalan Raya Solo-Baki Km.2, Kwarasan, Solo Baru, Sukoharjo.

Ainur Rosyida, Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta

Program Studi Kimia Tekstil, Sekolah Tinggi Teknologi “Warga” Surakarta

Jalan Raya Solo-Baki Km.2, Kwarasan, Solo Baru, Sukoharjo.

How to Cite
Noviasih, A. E., & Rosyida, A. (2021). PENGARUH VARIASI KONSENTRASI MORDAN DAN ELEKTROLIT TERHADAP HASIL PENCELUPAN KAIN KAPAS DENGAN EKSTRAK KULIT BAWANG BOMBAY (Allium cepa L). Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 3(1), C.07 1-13. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/119