PENGARUH WAKTU PENIRISAN DAN PERENDAMAN SERTA KONSENTRASI WATER GLASS TERHADAP KUALITAS PEWARNAAN REMAZOL PADA KAIN SHIBORI ITAJIME The Effect Of Draining And Immersion Time And Water Glass Concentration On The Quality Of Dyeing Remazol On Shibori Itajime Fabric Section Articles

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Agus Haerudin
Suryawati Ristiani
Tika Sulistianingsih

Abstract

ABSTRAK


Tekstil kerajinan shibori merupakan teknik mewarnai kain yang berasal dari Jepang, diartikan sebagai proses memanipulasi bahan untuk menghasilkan bentuk tiga dimensi dengan cara mengikat dan membuat simpul. Pewarnaan kain shibori saat ini banyak menggunakan zat warna remazol karena dapat menghasilkan warna-warna yang cerah dan efek warna yang unik, namun demikian  kondisi di lapangan saat ini  para pengrajin belum mengetahui proses fiksasi yang optimal untuk menghasilkan tingkat ketuaan dan ketahanan luntur warna zat warna remazol pada kain shibori. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat ketuaan warna, ketegasan motif dan daya tahan luntur warna remazol dari variasi waktu tiris, konsentrasi water glass pada proses fiksasi dan variasi lama perendaman kain shibori pada larutan natrium silikat. Metode penelitian ini eksperimen dengan variasi lama waktu penirisan yaitu 1 jam dam 4 jam. Variasi konsentrasi natrium silikat yaitu 20%, 40% dan 60%, variasi lama perendaman dalam larutan natrium silikat yaitu 2 jam, 4 jam dan 6 jam. hasi penelitian diperoleh bahwa waktu penirisan berpengaruh terhadap hasil ketegasan motif, variasi konsentrasi water glass dan lama waktu perendaman berpengaruh terhadap hasil ketuaan warna dan ketegasan motif. Nilai uji ketahanan luntur warna rata-rata 4-5 dalam kategori baik, saran formula proses pewarnaan kain shibori itajime dengan zat warna remazol waktu penirisan 4 jam, konsentrasi water glass 60% dan lama waktu perendaman 6 jam.


ABSTRACT


The Shibori is a textile dyeing technique originating from Japan, interpreted as the process of manipulating materials to produce three dimensional shapes by tying and making knots. Currently, shibori fabrics use a lot of remazol dyes because they can produce bright colors and unique color effects. However, the current conditions in the field, the craftsmen do not yet know the optimal fixation process to make level of aging and color fastness of remazol dyes on shibori fabrics. The purpose of this study was to determine the level of color aging, pattern firmness and color fastness of remazol from variations in drain time, water glass concentration in the fixation process and variations in the immersion time of shibori cloth in sodium silicate solution. This research method is experimental with variations in the length of draining time, namely 1 and 4 hours. The variation of sodium silicate concentration was 20%, 40% and 60%, the variation of immersion time in sodium silicate solution was 2, 4 and 6 hours. The results of the study showed that the time of draining had an effect on the results of the firmness of the motive, Variations in water glass concentration and immersion time have an effect on the color aging results and the firmness of the motifs. The average color fastness test value is 4-5 in the good category, Forumla suggested draining time was 4 hours, water glass concentration was 60% and soaking time was 6 hours.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Haerudin, A., Ristiani, S., & Sulistianingsih, T. (2021). PENGARUH WAKTU PENIRISAN DAN PERENDAMAN SERTA KONSENTRASI WATER GLASS TERHADAP KUALITAS PEWARNAAN REMAZOL PADA KAIN SHIBORI ITAJIME. Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 3(1), C.01 1-16. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/112