BATIK DALAM KONSTELASI BUDAYA GLOBAL : MERAJUT KEMBALI NILAI-NILAI ESTETIKA, ETIKA, DAN RELIGIUS Batik in The Global Cultural Constellation : Constellation Restore Aesthetic, Ethical, And Religious Values Section Articles

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Arif Suharson

Abstract

ABSTRAK


Batik memegang peranan sangat penting dalam kehidupan budaya masyarakat Jawa, keberadaannya menjadi penanda busana khusus untuk kalangan bangsawan maupun rakyat biasa. Batik mampu menjadi barang mewah karena keindahan motif yang diselaraskan dengan keberadaan tatanan nilai berdasarkan etika dalam kehidupan masyarakat. Bahkan batik mampu menjadi kekuatan religius yang dihadirkan melalui motif-motif yang dikhususkan pada upacara adat yang sakral. Batik yang tak lekang zaman semakin memberikan penguatan identitas budaya Indonesia, akan tetapi eksistensi batik juga mengalami degradasi nilai dengan hadirnya globalisasi. Kehidupan global semakin mengaburkan nilai-nilai kebaikan luhur menonjolkan sikap sekularisme dimana lebih mengutamakan kehidupan dunia yang menyangkut tatanan etika dan nilai religius budaya. Kajian ini untuk memberikan analisis tentang posisi batik yang menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia Indonesia secara estetika, etika, dan religius dalam ranah kehidupan global. Metode pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk menafsirkan sesuatu dalam bentuk penjelasan analisis deskriptif untuk menguraikan objek sekaligus menganalisis sesuai dengan data dan faktanya, bersifat terbuka dan ilmiah. Pengaruh budaya global terus mengikis budaya tradisional yang menggerus nilai-nilai luhur dalam kehidupan masyarakat Jawa. Hal yang demikian perlu diketahui generasi penerus kita untuk memberikan pemahaman baru sebagai wahana pembacaan kembali nilai-nilai estetika, etika, dan religius batik yang teraktualiasi dalam kehidupan masyarakat Jawa (Indonesia) secara menyeluruh.


ABSTRACT


Batik plays a very important role in the cultural life of Javanese society, its existence becomes a marker of special clothing for nobles and ordinary people. Batik is able to become a luxury item because of the beauty of motifs that are aligned with the existence of an ethical value order in people's lives. Even batik is able to become a religious force presented through motifs devoted to sacred traditional ceremonies. Batik that is timeless increasingly givesatan of Indonesian cultural identity, but the existence of batik also experienced a degradation of value with the presence of globalization. Global life increasingly obscures the values of noble kindness accentuating secularism which prioritizes world life that concerns the ethical order and religious values of culture. This study is to provide an analysis of the position of batik which is an important part of Indonesian human life aesthetically, ethically, and religiously in the realm of global life. Qualitative approach methods with phenomenological approaches are used to interpret things in the form of descriptive analytical explanations to decipher objects while analyzing according to data and facts, are open and scientific. The influence of global culture continues to erode traditional culture that erodes noble values in javanese life. This is necessary to know our next generation to provide a new understanding as a vehicle for re-reading the aesthetic, ethical, and religious values of batik that are recognized in the life of the people of Java (Indonesia) as a whole.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

Arif Suharson, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta

Jurusan Kriya, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Jalan Parangtritis KM 6,5 Sewon Bantul Yogyakarta

How to Cite
Suharson, A. (2021). BATIK DALAM KONSTELASI BUDAYA GLOBAL : MERAJUT KEMBALI NILAI-NILAI ESTETIKA, ETIKA, DAN RELIGIUS . Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 3(1), A.13 1-16. Retrieved from https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/103